Saturday, July 18, 2015

Jika Takut Melangkah, Melompat Saja Jangan Berpikir

Jika Takut Melangkah, Melompat Saja Jangan Berpikir Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Oleh: Ardian Wahyudi

Dalam proses kehidupan memang kita sering dihadapkan pada pilihan-pilihan yang kita rasa membingungkan dan cukup sulit untuk diputuskan.

Tidak jarang bahkan ada orang-orang yang merasa gamang, bimbang, tidak pasti lebih parah putus asa dalam memilih keputusan-keputusan yang akan dijalani.

Dalam suatu sesi sharing dengan beberapa sahabat terlontar pernyataan bahwa kegamangan, kebimbangan, dan ketidakpastian justru lebih banyak ditimbulkan oleh banyaknya pemikiran dan logika bermunculan, entah dalam bentuk ide, gagasan atau usulan. Yang pada akhirnya membuat intuisi kita menjadi kurang peka.

Ya … INTUISI. Sebuah kata atau kalimat yang cukup mentereng terdenger tetapi saat ini sudah jarang Bahkan hanya sebagian kecil sekali yang kita gunakan. Alasan mengapa si “Intuisi” ini jarang digunakan ada bermacam-macam, ada yang bilang karena tidak bisa membedakan, ada yang lain bilang kelamaan kalo nunggu intuisi muncul, bahkan lebih parah ada yang bilang disekolahkan tinggi-tinggi kok cuma mau belajar “kebatinan”.

... baca selengkapnya di Jika Takut Melangkah, Melompat Saja Jangan Berpikir Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Thursday, July 16, 2015

Yang Muda Yang Berwirausaha

Yang Muda Yang Berwirausaha Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Oleh: Pratama Puji

Perjalanan 1000 langkah selalu dimulai dari langkah pertama, kalo tidak berani melangkah dari sekarang, kapan lagi ? Action saja (Mas Mono)

Tulisan di atas selalu saya ingat terus sepanjang hari, setelah saya mengikuti Seminar Entrepreur University Rabu (21/7) kemarin. Kebetulan yang mengisi acara tersebut adalah Mas Mono, pemilik waralaba Ayam Bakar Mas Mono yang sudah terkenal di Jakarta. Mas Mono berkisah pada awal perjalanannya tahun 2001 yang bekerja sebagai Office Boy (OB) di salah satu perusahaan di Jakarta, karena ingin maju dia membuat surat “memajukan diri” (bukan pengunduran diri) dan berjualan gorengan, setelah itu mencoba peruntungan dengan berjualan nasi uduk pada pagi hari dan ayam goreng kalasan pada siang harinya. Suatu hari, Mas Mono mendapat omset sangat tinggi karena berhasil menghabiskan 80 ekor ayam, namun keesokan harinya usaha tersebut digusur. Berawal dari situlah, Mas Mono berpindah tempat di daerah Tebet, dan membuka cabang. Usaha yang menggurita itu kini mempunyai brand “Ayam Bakar Mas Mono”. Bagi warga Jakarta dan sekitarnya, nama Mas Mono tentu sudah tidak asing lagi.

Di Jakarta ada Mas Mono, dari Surabaya ada ada Hendy Setiono,
... baca selengkapnya di Yang Muda Yang Berwirausaha Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Monday, June 15, 2015

Untung Ada Orang Gila

Untung Ada Orang Gila Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

George Bernard Shaw (26 July 1856 – 2 November 1950), pengarang drama terkenal dari Irlandia yang menerima sekaligus Hadiah Nobel Bidang Sastra (1925) dan Piala Oscar (1938), mengatakan: “Orang ‘waras’ menyesuaikan diri dengan dunia; sementara orang ‘tak waras’ terus gigih berusaha menyesuaikan dunia dengan dirinya. Karena itu, segala kemajuan tergantung pada orang yang ‘tak waras’.”

Senang sekali saya membaca kata-kata hebat itu dalam buku Robin Sharma, The Greatness Guide, jilid kedua. Saya jadi ingat tokoh-tokoh besar yang di jamannya ditertawakan atau bahkan dikucilkan orang karena gagasan atau cita-cita mereka.

Saya ingat para astronom seperti Nicolaus Copernicus, seorang pastur dan ilmuwan generalis serba bisa yang merevolusi paham lama mengenai pergerakan benda-benda angkasa yang secara harfiah disimpulkan dari kitab suci. Melalui bukunya De Revolutionibus Orbium Coelestium (Tentang Peredaran Bola-bola Angkasa) ia menyajikan dasar-dasar astronomi modern, di tengah
... baca selengkapnya di Untung Ada Orang Gila Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Sunday, June 14, 2015

Empat Obat Mujarab

Empat Obat Mujarab Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Seorang anak muda. Ia telah berusaha memberikan dasar yang kokoh bagi keluarganya. Namun ia menemukan kekosongan di dasar sanubarinya. Ia dilanda kecemasan dan kehilangan arah hidup. Semakin hari situasinya semakin parah. Ia memutuskan untuk pergi ke dokter sebelum menjadi amat terlambat.

Setelah mendengarkan keluhannya, dokter memberikan empat bungkus obat sambil berpesan; ?Besok pagi sebelum jam sembilan pagi engkau harus menju pantai seorang diri sambil membawa ke empat bungkus obat ini. Jangan membawa buku atau majalah. Juga jangan membawa radio atau tape. Di pantai nanti anda membuka bungkusan obat sesuai dengan waktu yang tercatat pada bungkusannya, yakni pada jam sembilan, jam dua belas, jam tiga dan jam lima. Dengan mengikuti resep yang ada di dalamnya aku yakin penyakitmu akan sembuh.?

Orang tersebut berada di antara percaya dan ragu akan resep yang diberikan dokter. Namun demikian pada hari berikutnya ia pergi juga ke pantai. Begitu tiba di pesisir pantai di pagi hari, sementara matahari pagi mulai muncul di ufuk timur dan laut biru memantulkan kembali sinarnya yang merah keemasan itu, sambi
... baca selengkapnya di Empat Obat Mujarab Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Monday, June 8, 2015

Si Kakek dan Aku

Si Kakek dan Aku Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Ku tatap matahari yang sudah meninggi, cuaca tidak terlalu terik siang ini. Aku melangkah menyusuri trotoar di depan toko-toko yang berjejer di sepanjang jalan mahakam ini. Pesangon yang ku terima sebulan yang lewat, membuatku harus menyusuri jalan-jalan kota demi mendapatkan pekerjaan. Sebagai seorang pria rasanya ini adalah saat yang kelam. Tanpa pekerjaan dan sudah sebulan ini berkeliaran di jalan-jalan kota demi mencari pekerjaan. Bertemankan terik matahari, debu, keringat, hujan dan lumpur. Rasanya ingin berhenti menyudahi perjuangan mencari pekerjaan ini. Tapi… aku harus tetap berjuang demi memenuhi kebutuhan hidup, yang membuatku sedikit tenang adalah aku belum memiliki tanggung jawab menafkahi anak istri. Seandainya aku sudah berkeluarga mungkin aku bisa stres tanpa pekerjaan seperti ini. Yah… meskipun sebenarnya sekarang ini juga sudah sedikit stres karena belum mendapatkan pekerjaan.

Dengan bermodalkan uang pesangon aku berkeliling kota mencari pekerjaan. Hari sudah siang saatnya aku mengisi perut, aku melangkah ke warung makan di pinggir jalan. Duduk di bangkunya yang sudah kusam dan meja yang berlapiskan karpet plastik. Seorang ibu menyambutku dan menanyakan mau makan apa, setelah aku mengatakan pilihan menu makan siangku si ibu langsung mempersiapkannya. Aku mendesah pelan rasanya lelah, lelah fisik dan pikiran karena sampai saat ini aku belum mendapatkan pekerjaan.

Sambil menunggu makan siangku datang aku melihat sekelili
... baca selengkapnya di Si Kakek dan Aku Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Sunday, April 5, 2015

Malaikat Pun Menangis Ayah

Malaikat Pun Menangis Ayah Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Sang fajar mulai bangun dari peraduannya, kicauan burung pun mulai terdengar saling bersahutan. Para ayam jantan sudah mulai bertengger dan berkokok dengan suara nyaring mereka untuk menandakan bahwa hari baru telah tiba. Perlahan para petani sudah mulai turun ke sawah mereka, dan beberapa pedagang sudah bersiap dengan dagangan mereka yang akan mereka bawa ke pasar. Tak mereka rasakan dinginnya bayu pagi yang semakin menusuk tulang rusuk mereka, yang sebenarnya usia mereka sudah terbilang cukup senja untuk bekerja. Tapi mereka tak merasakan itu semua karena mereka hanya berharap hari ini mereka bisa makan meski hanya dengan sesuap nasi saja.

Hanya bermodal sepeda tua seorang lelaki paruh baya mencari rizki di pasar yang biasa ia datangi. Dengan kayuhan sepeda yang perlahan lelaki itu menekuni pekerjaannya yang ia anggap sudah menjadi kewajibannya. Selama pekerjaan itu halal, ia akan terus menjalaninya hanya untuk anaknya yang berusia 5 tahun.

Dia adalah pak Rahmat, ia adalah seorang lelaki tua yang hidup di sebuah gubuk tua, bersama anak satu-satunya, Nesya. Semenjak kepergian istrinya setelah kelahiran Nesya, pak Rahmat hidup hanya dengan Nesya. Bagi pak Rahmat, Nesya adalah malaikat kecil yang akan menjadi obat jerih payahnya di masa senja pak Rahmat kelak. Dengan penuh rasa ikhlas pak Rahmat jalani puluhan meter jal
... baca selengkapnya di Malaikat Pun Menangis Ayah Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Monday, March 23, 2015

Menjadi Lebih Tanpa Berlebihan (Local Wisdom 5)

Menjadi Lebih Tanpa Berlebihan (Local Wisdom 5) Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Oleh: Agung Praptapa

Bangga menjadi orang yang hebat? Bangga menjadi orang besar? Bangga menjadi orang yang berguna dan memiliki banyak kelebihan? Tentu saja iya! Anda harus berbangga! Hidup hanya sekali. Jangan disia-siakan. Jadilah orang yang hebat, besar, dan berguna. Berbanggalah kalau Anda sudah besar, hebat, dan berguna, karena ini anugrah, yang harus disyukuri. Namun kita harus berhati-hati karena kebanggaan yang salah penerapan dan porsinya justru akan berakibat sebaliknya. Dapat menjadi bumerang. Kita bisa hancur apabila kelebihan-kelebihan yang kita miliki tidak dimanage dengan benar. Untuk itulah maka diperlukan suatu “sistem kontrol diri”, untuk menghindarkan terjadinya serangan balik atas kelebihan yang kita punya. Yang kita harapkan adalah semua kelebihan kita akan beranak pinak, sehingga kita semakin besar, semakin besar lagi, dan terus menjadi lebih besar tanpa harus meletus. Bagaimana caranya?

Caranya adalah dengan membuat sistem kontrol diri agar kelebihan-kelebihan kita bisa terus berkembang tanpa harus meletus dan hancur lebur . Sistem kontrol diri ini telah diformulasikan oleh para leluhur melalui nasihat bijak agar kita tidak adigang, adigung, dan adiguna. Seseorang dikatakan adigang apabila ia terlampau membanggakan ‘kehebatannya’, termasuk didalamnya kesaktian dan prestasinya. Seseorang dikatakan adigung apabila ia terlampau membanggakan ‘kebasaran dan pangkatnya’.Sedangkan adiguna adalah keadaan
... baca selengkapnya di Menjadi Lebih Tanpa Berlebihan (Local Wisdom 5) Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1